Sedekah adalah pemberian
untuk seseorang karena mengharap ridho Allah Ta’ala.[At Ta’rifat,h.113] Sedekah
merupakan ibadah muta’adiyah, ibadah yang bisa dirasakan manfaatnya pada
orang lain. Dengan sedekah berarti seseorang telah mampu merasakan apa yang
dirasakan oleh orang lain, kesusahan dan kefakirannya, sehingga ia mau
memberikan apa yang dimilikinya untuk meringankan kesusahan dan kefakiran
saudaranya tadi. Inilah nilai ibadah yang utama di hadapan Allah Ta’ala.
Rasulullah menyampaikan “muslim itu bersaudara, ia tidak boleh membiarkan
saudaranya dan tidak boleh menzholiminya…” [HR. Imam Bukhari, 6951]., ia
tidak boleh membiarkan saudaranya berada dalam kemelaratan, kesusahan,
kesedihan, kefakiran dan seterusnya, diantara solusinya adalah dengan sedekah.
Sedekah itu banyak manfaatnya, diantaranya adalah “Allah akan
menggantikan apa yang disedekahkan…”.[QS.Saba’:39], “Allah akan
berikan ganti satu berbanding tujuh ratus, bahkan lebih dari pada itu
…” [QS. Al Baqarah: 261], dan selainnya.
Kaitannya dengan sedekah, Allah pun bersedekah pada kita,
dan sedekah Allah tidak boleh ditolak, sebaiknya diterima, sebagaimana ketika
seseorang bersedekah pada kita, maka ahsannya diterima, terlebih lagi kondisi
orang yang disedekahi adalah yang pantas dan sangat membutuhkannya. Apa saja
yang termasuk sedekah Allah kepada hamba-Nya?
1. Qoshrus sholat/mengkosor solat. Allah berfirman dalam surat an Nisa/4:101: “Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu menqashar sholat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir…..”, Rasulullah bersabda: “itu adalah sedekah dari Allah pada kamu, maka terimalah sedekah dari-Nya”. HR. Imam Muslim, 686., Ibnu Hibban, 2739, Imam Nasa’I, 1432.
1. Qoshrus sholat/mengkosor solat. Allah berfirman dalam surat an Nisa/4:101: “Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu menqashar sholat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir…..”, Rasulullah bersabda: “itu adalah sedekah dari Allah pada kamu, maka terimalah sedekah dari-Nya”. HR. Imam Muslim, 686., Ibnu Hibban, 2739, Imam Nasa’I, 1432.
Mengkosor solat adalah meringkas solat yang
empat rakaat menjadi dua rakaat. Seharusnya Zhuhur, Ashar dan Isya dilaksanakan
empat rakaat, tetapi ketika dalam kondisi safar kita diperbolehkan
melaksanakannya dua rakaat saja. Maka yang dua rakaat tidak dilaksanakan itu
adalah sedekah Allah pada kita, dan ini harus diterima. Ulama menyatakan bahwa
mengkosor solat dalam perjalanan musafir itu lebih utama daripada solat dengan
cara tamam/sempurna.
2. An Naumu, qablahu niyatush sholat/Tidur, karena ngantuk yang luar biasa. Maksudnya adalah ketika kita hendak tidur, kita ber’azam/bercita-cita kuat, terlebih lagi niat bangun malam untuk solat tahajud, ternyata,-dikarenakan ngantuk yang luar biasa-, mata pun terus merem, tidak bangun sedikit pun hingga datang waktu solat Shubuh. Tahajud pun lewat karena ketiduran. Menurut Rasulullah, tidur tersebut sedekah dari Allah Ta’ala, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Imam Nasa’I, 1783, 1784, 1785., Imam Abu Daud, 1314.
2. An Naumu, qablahu niyatush sholat/Tidur, karena ngantuk yang luar biasa. Maksudnya adalah ketika kita hendak tidur, kita ber’azam/bercita-cita kuat, terlebih lagi niat bangun malam untuk solat tahajud, ternyata,-dikarenakan ngantuk yang luar biasa-, mata pun terus merem, tidak bangun sedikit pun hingga datang waktu solat Shubuh. Tahajud pun lewat karena ketiduran. Menurut Rasulullah, tidur tersebut sedekah dari Allah Ta’ala, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Imam Nasa’I, 1783, 1784, 1785., Imam Abu Daud, 1314.
من كانت له صلاة صلاها من الليل، فنام عنها كان ذلك
صدقة تصدق الله عز وجل عليه، وكتب له أجر صلاته.
3. Dzikrullah/ingat kepada
Allah. Ingat kepada Allah itu sedekah yang paling
utama dari segala sedekah. Dimana pun hamba berada, kapan pun waktu
keberadaannya, maka ingat kepada Allah adalah sedekah segalanya. Dengan ingat
kepada Allah hatinya menjadi tenang. Ingat kepada Allah dirinya akan terhindar
dari segala kerugian. Ingat kepada Allah maka dirinya akan diingat oleh Allah.
Khalid bin Ma’dan mengatakan:
إن الله
يتصدق كل يوم بصدقة، وما تصدق الله على أحد من خلقه بشيء خير من أن يتصدق عليه
بذكره.
“sesungguhnya sedekah Allah itu setiap hari
diberikan, dan tidak ada sedekah yang paling baik/utama yang Allah berikan pada
hamba-Nya melainkan ingat kepada Allah sendiri, itulah sedekah utama”.
Sedekah dari Allah merupakan keringanan yang Allah berikan untuk
kita. Allah Yang Maha Kaya bersedekah dengan cara dan kehendaknya sendiri, kita
pun bisa bersedekah dengan cara dan gaya yang kita miliki, asalkan itu dinilai
baik/ma’ruf oleh Allah Ta’ala., Kullu ma’rufin shodaqatun/ setiap
kebajikan adalah sedekah” [HR. Imam Muslim, 1005., Imam Bukhari, 6021].
Selamat bersedekah, karena sedekah, berkah.






