skip to main | skip to sidebar

Hidup Bijak

Memetik Pelajaran Hidup Dalam Dunia Fana

Pages

  • Beranda
  • FB
 
  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
  • Resume Muthola'ah
  • Berita Zaman
  • Kajian
    • Fikih
    • Tafsir
    • Hadis
  • Video Dakwah
    • Kegiatan Taklim dan Ceramah
Rabu, 17 Juni 2020

Adab-adab doa

Posted by bangzaman on Juni 17, 2020 – 0 komentar
 
Di mana saja dan kapan saja, adab harus ditegakkan. Karena itu Nabi diperintahkan, inamaa bu'itstu li-utammima makaarimal akhlaak/ aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia (adab). 

Terlebih lagi jika kita hendak mengajukan permohonan. Misalkan, permohonan ke manusia, proposal pembangunnan atau lainnya, maka adab saat menghadap seseorang yang kita harapkan memberikan sumbangan harus dijaga dan dijunjung tinggi. Karena jika tidak, boleh jadi permohonan akan lewat begitu saja.

Begitu juga saat permohonan itu disampaikan kepada Allah Ta'ala, Dzat Yang Maha segalanya, maka sangat pantas adab ditegakkan. 

Permohonan kepada Allah ada doa, dan ia memiliki beberapa adab yang harus dilaksanakan. Adab-adab tersebut adalah :
  1. Memanfaatkan waktu yang dimuliakan. Seperti hari Arafah, bulan Ramadhan, hari Jum'at, dan waktu sahur. Allah berfirman, QS. Adz Dzariyaat : 18; "wa bil ashaari hum yastaghfiruun/ dan di waktu sahur, mereka memohon ampun kepada Allah".
  2. Memanfaatkan keadaan. Seperti saat pasukan jihad berkumpul berjuang dijalan Allah, ketika turun hujan, ketika akan melaksanakan salat wajib dan setelahnya, diantara adzan dan iqamat, dan di saat sujud.
  3. Berdoa menghadap kiblat dan mengangkat tangan kemudian mengusapkannya ke wajah. Umar bin Khattab berkata : "Rasulullah senantiasa mengangkat tangannya saat berdoa dan mengusap wajahnya". Begitu juga Ibnu Abbas berkata : "apabila Rasulullah berdoa, ia selalu menyatukan dua telapak tangan dan perut telapak tangannya menghadap ke wajah".
  4. Merendahkan suara. Sayyidah 'Aisyah pernah berkata, Allah berfirman, QS. al Isra : 110; "wa laa tajhar bi shalaatika wa laa tukhaafit bihaa/ janganlah kamu kencangkan suara di dalam salat (doa) mu, dan jangan juga di pelankan".  
  5. Tidak dibebani dengan nada sajak
  6. Disampaikan doa dengan khusyu', rendah hati, penuh harapan dan keyakinan. Allah berfirman, QS. al A'raf : 55; " ud'uu rabbakum tadharru'an wa khufyah/ berdoalah kepada Allah secara rendah hati dan suara tidak kencang (berteriak)".
  7. Yakin akan diijabahnya doa dan tepat harapannya
  8. Mengulang-ulang permohonan sebanyak tiga kali. Jika hal ini menjadi prioritas dan harapan utama.
  9. Membuka doa dengan dzikir kepada Allah dan memuji-Nya, lalu bersalawat dan menutupnya pun dengan salawat.
  10. Selalu menjaga perbuatan dan amal soleh.
Mari menjaga adab-adab doa, jika kita mengharapkan doa diijabah oleh Allah Ta'ala. Jangan mengeluh doa belum diijabah jika kita tidak menjaga adabnya.

Awali kegiatan setiap hari mu dengan doa kepada Allah, karena kita TIDAK MEMILIKI DAYA DAN UPAYA untuk menyelesaikan dan menyempurnakan kegiatan dan pekerjaan kita.

Sumber utama:
Abwaabul Faraj, Sayyid Muhammad bin Alawi al Maliki al Hasani. Daarul Kutub al 'ilmiyah 
Label: Resume Muthola'ah Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Leave a Reply

Posting Lebih Baru Posting Lama
Langganan: Posting Komentar (Atom)
  • Popular
  • Recent
  • Archives

Popular Posts

Tentang saya

Foto saya
bangzaman
Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
Pembelajar sejati, sederhana, familiar, senantiasa memberikan manfaat kepada siapapun.
Lihat profil lengkapku

Mari Bergabung

Label

  • Artikel (29)
  • Berita (4)
  • Fikih (13)
  • Resume Muthola'ah (14)
  • Video Taklim dan Ceramah (2)

Archives

  • ►  2016 (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Des (1)
  • ►  2017 (7)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Nov (1)
  • ▼  2020 (33)
    • ▼  Jun (15)
      • Hikmah Pandemi, Pesram SDIT Salsabila lebih Kreatif
      • Islam dan Mensikapi Pemimpin
      • Qunut Nazilah, apa dan bagaimana.
      • Memahami & Memaknai Tema Hardiknas 2020
      • Doa Anti Jomblo
      • Senjata Mukmin, Doa.
      • TP. 2019/2020, Angkatan "Shaabiriin"
      • Sanksi Meninggalkan Salat Jum'at
      • Doa dan Makanan
      • Adab-adab doa
      • Pembagian Rapor, SDIT Salsabila Tetap Istiqomah Pa...
      • Kyoiku Mama
      • Satu hewan kurban, untuk berapa orang?
      • Hamka; Pendidikan Islam itu Penting
      • Belajar dari Ikan di Laut
    • ►  Jul (12)
    • ►  Agu (3)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Okt (1)
    • ►  Nov (1)
  • ►  2021 (4)
    • ►  Jan (1)
    • ►  Feb (1)
    • ►  Mar (2)
 

Kelurga Tercinta

Kelurga Tercinta
 

Total Tayangan Halaman

Label

  • Artikel
  • Berita
  • Fikih
  • Resume Muthola'ah
  • Video Taklim dan Ceramah
 
© 2011 Hidup Bijak | Designs by Web2feel & Fab Themes

Bloggerized by DheTemplate.com - Main Blogger