Kegiatan ini bertujuan agar siswa dapat memahami makna dan subtansi
bulan suci Ramadhan, terlebih lagi di masa pandemic covid-19. Dikarenakan ia
(bulan Ramadhan,read) seperti madrasah yang menyimpan ragam nilai-nilai
penting untuk manusia. Seperti sabar, jujur, peduli, perhatian dan
tolong-menolong.
Panitia mengkemas kegiatan ini dalam bentuk daring atau
pembelajaran jarak jauh (PJJ). “Materi yang disampaikan guru, sebelumnya
direkam dalam bentuk video-video. Kemudian bagian editing video, mengkemasnya
dengan sangat menarik, ditambahkannya animasi Ramadhan dan musik-musik Islamy,”
kata Ketua Panitia Pesram SDIT Salsabila, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I.
Hal itu sesuai dengan arahan Kepala SDIT Salsabila, Bapak
Komaruzzman, Ln., M.Pd kepada panitia; “Usahakan pesram kali ini lebih inovatif
dan kreatif, dikarenakan kondisi saat ini sedang pandemic. Kita dukung
kebijakan pemerintah berupa work form home dan PJJ, dengan tetap
melaksanakan program pesram yang lebih kreatif, seperti melaksanakannya dengan video
call, zoom meeting atau rekaman video guru yang dishare di Facebook,
Instagram atau Youtube”.
Bagai gayung bersambut, acara tersebut mendapat sambutan yang luar
biasa dari siswa/I SDIT Salsabila, Zahra kelas 4, pada pesan dan kesan yang
dikirimkan melalui videonya; “acaranya sangat bagus dan bermanfaat. Video
yang dibuat sangat menarik dan menghibur. Terlebih lagi dalam kejenuhan selama
di rumah”.
Kemasan materi yang dibuat panitia, juga bertujuan memudahkan para
orangtua dalam pendampingan pada kegiatan pesram tersebut. Hal ini diakui oleh Bunda Gauzan, 5B dan
Galin, 3E, salah satu orangtua yang
kedua anaknya bersekolah di SDIT Salsabila, “materi yang disampaikan oleh
Bapak/Ibu Guru disamakan setiap levelnya, sehingga memudahkan kami, sebagai
orangtua dalam pendampingan. Motivasi-motivasi dan pengetahuan tentang
kebersihan dan kesehatan, sangat bermanfaat di bulan suci ini, terlebih lagi
masa pandemic”.






